7 Pola Hidup Sehat yang Mempengaruhi Kesehatan Jantung

Tahukah Anda, jika kelainan jantung merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia? Walaupun sudah banyak yang tahu, tapi sayangnya hanya sedikit orang yang menyadari pentingnya menjaga Pola hidup sehat untuk kesehatan jantung demi menghindari masalah, atau penyakit yang bisa menimpa mereka akibat jantung yang tidak sehat.

Pola Hidup Sehat

Nah, bagi Anda yang ingin care pada organ vital yang satu ini, berikut 7 pola hidup sehat yang bisa Anda terapkan.

1. Berolahraga Teratur
Bagi Anda yang terlanjur jarang olahraga, jangan memutuskan untuk memforsir banyak gerakan olahraga sekaligus selama beberapa jam. Hal ini dikarenakan, jika Anda memiliki sumbatan dalam pembuluh darah, olahraga berat bisa menjadi pemicu serangan jantung mendadak yang tanpa ditandai dengan gejala-gejala seperti seranagn jantung pada umumnya.

Lakukan gerakan mudah, sederhana, dan ringan seperti senam atau lompat tali. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan. Caranya yaitu dari gerakan pasif yang disusul dengan gerakan aktif secara berurutan dari kepala, leher, lengan, lutut, sampai kaki. Jika badan sudah terasa agak panas, olahraga utama bisa Anda lakukan.

Jika sudah terbiasa berolahraga, Anda bisa melanjutkannya dengan membiasakan diri untuk senam aerobik yang menyehatkan jantung seperti jogging pagi tiap akhir pekan, bersepeda atau jalan santai di alun-alun bersama keluarga, sampai senam ringan di rumah yang bisa Anda lakukan tiap hari.

2. Tidak Merokok
Untuk Anda yang perokok, lebih baik berhenti sekarang juga jika ingin demi kenyamanan hidup. Anda bisa melakukannya secara bertahap atau langsung berhenti total dengan berusaha sekuat tenaga dan niat serta tekad yang kuat. Kandungan tar dalam rokok serta asap yang ditimbulkannya bisa mengotori darah yang ditransfer jantung ke seluruh tubuh.

Sedangkan jika Anda bukan perokok aktif, Anda tetap bisa terkena dampak negatif dari rokok dari perokok aktif yang tinggal di sekitar Anda. Sebagai tindakan antisipasi, sebaiknya hindari komunikasi langsung dengan perokok aktif atau tempat-tempat yang menghasilkan asap melebihi batas yang bisa dinetralisisr tubuh, seperti jalan raya, pabrik, dan lainnya.

Kalaupun masih menemui orang yang merokok di tempat umum seperti bus, bandara, toilet, dan lainnya, Anda bisa menyediakan masker sekali pakai yang harganya sangat terjangkau dan mudah Anda dapati di apotek-apotek terdekat. Jika ingin awet, Anda bisa menggunakan masker kain yang bisa dicuci dan dipakai ulang.

3. Mengurangi Konsumsi Junk Food
Pizza, hamburger, French fries, dan fast food sejenis memang menjanjikan rasa yang enak dan cepat penyajiannya. Tapi ditelisik lebih jauh, makanan semacam ini termasuk junk food (makanan sampah) karena minim gizi. Untuk menjaga Pola hidup sehat, Anda tentu harus mengurangi asupan fast food atau junk food ini.

Anda hanya bisa merasakan kenyang di perut dan nikmat di mulut tanpa tahu adanya berbagai kandungan yang bisa membahayakan tubuh jika dikonsumsi dalam waktu lama. Konsumsi makanan sehat yang rendah lemak dan garam.

Jika sudah terbiasa ngemil, kadang Anda mungkin tidak bisa menghindari makanan asin seperti kripik dan berbagai snack instan. Tapi jika ingin jantung Anda sehat, tentu harus mengubah pola camilan yang satu ini.

Satu hal yang perlu diingat, hindari mengonsumsi camilan sambil menonton TV. Ngemil sambil nonton TV membuat Anda tidak sadar bahwa kolesterol yang masuk telah melebihi takaran dan tiba-tiba sudah menumpuk saja dalam tubuh.

4. Mengurangi Minuman Bersoda
Minuman bersoda kadang memang menimbulkan sensai menyegarkan dan kadang bisa dijadikan alternatif untuk menghindari mual saat berkendara dengan jarak tempuh perjalanan jauh. Hindari juga alkohol, selain diharamkan untuk masyarakat Muslim, lebih banyak efek samping negatif daripada sensasi menyenangkan sesaat setelah meminumnya.

Bagi Anda penyuka kopi, jangan khawatir, Anda tetap bisa mengionsumsinya karena kandungan kafein dalam dalam kopi pun mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan memperbaiki fungsi vaskular. Selain kopi, alternatif lainnya adalah teh yang mengandung zat antioksidan yang membantu mengurangi kandungan LDL dalam darah untuk dibawa jantung.

5. Back to Nature
Sesibuk apapun Anda, tetap usahakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dari bahan alami. Tapi jika memang dalam keadaan terdesak, Anda bisa menambah asupan dari suplemen dan multivitamin. Dengan catatan, Anda tetap tidak boleh menjadikannya sebagai sumber makanan utama karena makanan terbaik adalah yang alami.

Untuk vitamin, Anda bisa memperolehnya secara praktis dari penjual buah segar atau rujak buah. Anda juga tidak harus mengonsumsi buah secara langsung karena vitamin yang tidak dapat diproduksi tubuh bisa Anda peroleh dari jus segar. Agar manfaat untuk pola hidup sehat lebih maksimal, kurangi kandungan gula dalam proses pembuatannya.

Saat ini tidak sedikit makanan, minuman, bahkan kosmetik palsu yang mengadung bahan berbahaya jika dikonsumsi dan dipakai dalam jangka waktu lama. Makanan dan minuman berpengawet, pewarna, dan perasa buatan serta kosmetik palsu yang mengadung logam berat seperti merkuri dan hidrokuinon bisa berpotensi memicu keracunan, kanker, dan jantung.

Artikel lain : 7 Makanan Sehat yang Bermanfaat Bagi Kesehatan Jantung

6. Berpikir Positif (Husnudzan) dan Menghindari Stres
Sering kita temui generasi muda saat ini yang cenderung memusingkan masalah sepele hingga terkesan memiliki masalah besar. Padahal bisa jadi masalahnya hanya jerawat, tapi bisa membuatnya mengurung seharian di rumah dan tidak berani menghadiri pensi (pentas seni) atau acara umum lainnya yang dianggap penting.

Dengan menanamkan pada diri bahwa jerawat hanyalah masalah kulit biasa dan bisa diatasi dengan merawatnya dengan bersih secara rutin setelah aktivitas harian, Anda bisa tetap percaya diri untuk tampil di depan umum. Karena esensinya, pemikiran kitalah yang lebih penting daripada tampilan fisik.

Sebisa mungkin Anda berusaha menghindari stres dengan berpikiran positif saat menghadapi masalah. Hal ini dikarenakan, jika dibiarkan tanpa solusi, stres bisa merubah menjadi bom waktu (bipolar) sehingga mempengaruhi kondisi psikis seseorang secara berkelanjutan. Pikiran positif membawa Anda pada solusi yang bisa memecahkan masalah.

7. Menolong Orang Lain
Disadari atau tidak, menolong orang mempengaruhi kondisi psikis dan kinerja jantung. Jantung bekerja lebih baik, darah bersih yang mengandung O2 pun meningkat sehingga darah yang dialirkan lebih baik kualitasnya. Tentu hal ini membawa dampak positif bagi Pola hidup sehat untuk kesehatan jantung Anda.

Begitupula sebaliknya, saat memiliki pikiran atau niat buruk, detak dan kinerja jantung bisa berubah negatif. Selain itu, saat menemui masalah, anomali, atau hal yang berbeda dalam diri teman, jangan langsung meng-judge negatif orang tersebut. Justru Anda bisa menawarkan bantuan agar permasalahannya bisa segera diatasi.

Ketujuh perubahan pola hidup sehat tersebut bisa Anda lakukan secara bertahap agar tidak terlalu membebani Anda. Dengan menerapkannya, kesehatan jantung Anda bisa dijaga dan berbagai macam penyakit yang mengintainya bisa Anda cegah. So, take care your heart.

7 Makanan Sehat yang Bermanfaat Bagi Kesehatan Jantung

Makanan Sehat

Jika dibandingkan dengan organ dalam tubuh lain, jantung memiliki tingkat paling tinggi dan paling berat dalam hal pekerjaan. Bayangkan saja, selain memompa darah ke seluruh tubuh dan paru-paru, jantung juga memiliki pekerjaan berat lainnya. Oleh karena itu, kita wajib menjaga kesehatan jantung untuk aset penting di masa depan.

Peranan jantung lainnya yaitu sebagai pengendali utama dalam sistem peredaran darah, membantu sistem pernapasan dengan mengubah CO2 menjadi O2, sampai menyaring racun. Melihat pekerjaan yang luar biasa berat ini, tidak mengherankan jika jantung juga memiliki potensi yang besar pula untuk mengalami penyakit jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik.

Salah satu cara untuk memperoleh jantung yang sehat yaitu dengan memperhatikan asupan makanan. Pilih makanan rendah kolesterol dan garam. Untuk lebih jelasnya, berikut 7 makanan sehat yang bisa Anda ambil manfaat potensialnya untuk memperoleh jantung yang sehat.

1. Coklat Biasa atau Coklat Hitam
Anda menggemar coklat? Selain memiliki kandungan yang berfungsi memberikan sensasi rasa gembira dan bahagia, coklat juga mengandung flavonoid yang termasuk dalam kategori prosianidin dan epikatein. Kedua kandungan ini bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, keduanya berperan mengendalikan jumlah oksidasi LDL, meningkatkan aliran darah dari arteri ke jantung, dan mengurangi resiko pembekuan darah di jantung. Kandungan dalam 100 gram coklat terdiri dari 11 gram serat, 98% mangan (Mn), 65% zat besi (Fe), 59% magnesium (Mg), dan kandungan lain seperti Zn, Sn, Ca, dan F.

Tapi perlu diingat pula bahwa Anda tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan. Maksimal yang boleh Anda konsumsi per harinya adalah 65 gram. Jika lebih, justru meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.

2. Tahu dan Tempe
Makanan tradisional hasil fermentasi ini dibuat dari kedelai yang memiliki kadar protein tinggi. Dengan mengonsumsi 3 buah tahu atau tempe ukuran sedang, kesehatan jantung terjaga dan risiko terkena serangan jantung pun bisa diminimalisir.

Selain itu, protein yang berasal dari kedelai juga berperan mengurangi kadar kolesterol buruk (LDL) dalam darah. Untuk Anda yang tengah melatih atau ingin menambah massa otot, tahu dan tempe merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik yang harus Anda jadikan menu wajib harian.

3. Ikan Salmon dan Tuna

Ikan salmon dan tuna yang biasa Anda masak dalam bentuk sarden, ternyata sangat kaya akan omega-3. Manfaatnya tidak hanya untuk mengurangi tingkat darah trigliserida atau HDL yang bisa menyumbat arteri, tapi juga bisa menanggulangi radang atau nyeri akibat serangan jantung.

Manfaat lain dari omega-3 yaitu membantu jantung untuk mengatur denyut atau detak, melindungi tekanan pada denyut sehingga tekanan darah tinggi bisa dihindari. Kolesterol buruk yang banyak didapati pada junk food dapat diganti dengan mengonsumsi ikan salmon atau tuna sebanyak dua kali dalam sepekan.

Dalam 1 ekor ikan salmon ukuarn sedang, mengandung lemak 5-11 gram. Sedangkan untuk kandungan omega-3-nya 700-1.800 miligram. Selain itu, kedua ikan ini juga memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral linnya yang memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Baca juga 6 Alasan Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

4. Beras Merah
Beras merah termasuk dalam biji-bijian yang memiliki kandungan pitosterol, yaitu kolesterol baik yang berperan mengurangi kolesterol buruk. Manfaat lainnya yaitu memperlancar aliran darah dalam jantung. Jika Anda pernah memiliki masalah pada pembekuan darah, stroke, dan masalah jantung lain, makanan ini wajib dijadikan menu utama harian Anda.

Beras merah dipercaya mengandung nutrisi yang lebih sehat untuk tubuh daripada beras putih. Makanan sehat untuk jantung ini kerap dijadikan asupan diet paling ampuh selain makanan sehat berserat. Beras merah ini juga mengandung berbagai zat yang sangat penting untuk tubuh seperti Mn (Mangan).

Zat Mn berperan dalam menetralisir lemak dalam tubuh, membantu proses sintesis lemak dalam tubuh, memperbaiki sistem syaraf, dan serta membantu menjaga organ reproduksi agar memilikikinerja yang baik. Seporsi nasi beras merah mengandung lebih dari 70% kebutuhan Mn untuk tubuh.

5. Wortel dan Jeruk
Anda pernah memperhatikan kelinci? Selain telinga, matanya memiliki fungsi lebih baik daripada manusia karena wortel sebagai konsumsi rutinnya. Wortel memiliki kandungan vitamin A sekitar 200 %, vitamin K 9 %, vitamin C 7 %, dan kalsium sebanyak 3 %.

Kandungan karotenoid dalam wortel meliputi beta-karoten, alpha-karoten, lutein, dan lycopene yang sangat bagus untuk jantung. Ada juga asam folat, vitamin B6, potassium, magnesium dan tiamin. Semua kandungan wortel tersebut bisa membangun otot jantung, mencegah stroke dan juga membentuk sistem syaraf dalam tubuh.

Selain wortel, jeruk juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Rusaknya sel-sel jaringan pada jantung akibat protein galectin-3 bisa dicegah oleh pektin yang terkandung dalam jeruk. Kedua buah ini juga mengandung antioksidan seperti polifenol dan karotenoid yang baik untuk jantung karena mengurangi kadar LDL dan menurunkan tekanan darah.

6. Sayur Bayam
Manfaat sayur bayam yang menjadi konsumsi rutin tokoh animasi Popeye si Pelaut bukan sekadar fiksi. Sayur yang mudah tumbuh di halaman rumah ini memiliki kandungan phytochemical dari zat warna hijau daun, berbagai macam vitamin, asam folat, serta zat besi.

Bayam berperan dalam memberikan perlindungan dan memaksimalkan fungsi jantung, mencegah gangguan pada detak jantung, serta menjaga indra penglihatan Anda. Bayam juga memiliki manfaat seperti jambu merah dan hati, yaitu mendorong tubuh memproduksi darah dengan lebih cepat.

7. Biji Chia
Biji makanan yang berasal dari tanaman di Gurun Salvia Hispanica, Meksiko, ini mulai populer dan sering dijadikan kombinasi menu makanan sehat balita. Anda bisa mencampurkannya dengan bubur gandum, telur, dan lainnya.

Biji Chia mengandung omega dan kaya serat penting bagi tubuh sehingga dapat menimbulkan rasa kenyang lebih cepat hanya dengan 5 gram-nya. Cara kerjanya menyerupai magnet, yaitu menyedot kolesterol untuk dibawa ke luar tubuh melalui saluran pencernaan. Serat ini membantu Anda mengurangi kolesterol jahat sehingga kinerja jantung lebih baik.

Mengingat pentingnya menjaga kesehatan jantung, maka ketujuh jenis makanan ini sebaiknya Anda jadikan menu wajib harian. Anda bisa mengombinasikan masing-masingnya agar tidak bosan. Selain nutrisi yang baik untuk jantung, rasanya yang lezat dijamin membuat Anda tidak akan bosan dengan variasi dan kombinasi ketujuh makanan sehat tersebut.