Waspadai 3 Jenis Gangguan Saat Hamil

Gangguan Saat Hamil

Gangguan Saat Hamil

Ternyata ada banyak bentuk dan jenis Gangguan Saat Hamil yang bisa terjadi, dari yang ringan hingga yang cukup berat atau bahkan mengancam keselamatan ibu maupun janin. Gangguan ataupun tanda bahaya semacam itu wajar datang menghadang akan hadirnya seorang manusia baru yang akan menjadi generasi baru dari sebuah keluarga.

Berbagai jenis tanda bahaya saat kehamilan itu harus dikenali agar dapat diantisipasi sejak dini. Dengan mengenal berbagai hambatan atau cobaan yang datang sang ibu dapat dengan cepat mengatasinya atau membawanya untuk berkonsultasi atau memeriksakan ke dokter kandungan. Nah, berikut ini beberapa Gangguan Saat Hamil yang perlu diwaspadai.

  1. Terjadinya Demam Tinggi

Ibu hamil yang mengalami demam tinggi dengan suhu tubuh hingga di atas 38º C perlu diwaspadai karena bisa jadi merupakan indikasi terjadinya infeksi dalam kandungan. Infeksi ini timbul akibat masuknya mikroorganisme pathogen ke dalam tubuh ibu hamil yang dapat menimbulkan demam tinggi sehingga perlu segera mendapat penanganan. Langkah darurat yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan minum air yang banyak dan mengompres untuk menurunkan suhu tubuh serta istirahat yang cukup. Jika kondisi tidak membaik, segera periksakan ke dokter kandungan.

  1. Sakit Kepala yang Sangat

Jika sakit kepala yang biasa mungkin tidak terlalu menjadi masalah. Namun jika sakit kepala terasa begitu berat dan tidak segera hilang setelah beristirahat, maka anda perlu waspada. Apalagi jika disertai pandangan yang menjadi kabur, ada kemungkinan hal ini merupakan indikasi dari gejala pre-eklampsia sehingga perlu segera diperiksanakan ke dokter.

  1. Nyeri Hebat pada Perut

Mual dan mulas pada perut yang sedang hamil merupakan gejala lumrah. Namun jika perut terasa nyeri yang hebat, maka anda perlu segera mencari tahu penyebabnya dan menjaga kehamilan dengan baik. Apalagi jika nyeri perut itu tidak hilang setelah beristirahat atau terasa makin hebat, maka ada kemungkinan masalah yang perlu mendapat diagnosis yang pasti dari medis.

Kehamilan ektopik, appendiksitis, penyakit radang pelviks, persalinan pre term, aborsi, gastritis, abrupsi placenta, atau pun infeksi lainnya bisa saja terjadi. Agar Gangguan Saat Hamil ini tidak mengancam keselamatan ibu dan janin, maka anda perlu segera memeriksakannya ke dokter kandungan untuk mendapat pengobatan secepatnya.