Penyebab Penyakit Polio Dan Cara Mencegahnya

Banyak sekali jenis penyakit yang menyerang sistem saraf, dan salah satunya adalah polio. Dimana penyakit polio ini merupakan salah satu yang paling banyak menyerang anak – anak dan balita. Dan merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa menyebabkan wabah serta berpotensi menyebabkan kematian. Wabah polio ini sendiri, pernah melanda Indonesia, dan pada awal 2014 indonesia sudah terbebas dari wabah polio ini. Penyakit polio memang susah sekali untuk disembuhkan, maka dari itu diperlukan upaya yang tepat untuk mencegah penyakit polio ini.

Penyakit polio ini sendiri juga memiliki penyebab yang akan perlu untuk diwaspadai dan mesti anda ketahui untuk bisa mencegahnya. Polio ini sendiri memang merupakan salah satu jenis penyakit yang memang memiliki gejala yang tidak bisa diketahui secara pasti, dan tidak menimbulkan sakit yang berarti bagi para penderitanya. Polio ini sendiri terbagi kedalam tiga jenis, yaitu polio paralisis, sindrom pasca polio dan polio non paralisis. Berikut ini adalah penyebab dan cara pencegahan dari polio yang bisa anda ketahui.

Penyebab Penyakit Polio Dan Cara Mencegahnya

  1. Virus

Salah satu penyebab pertama dari penyakit polio ini sendiri adalah dikarenakan virus. Virus ini akan terkontaminasi melalui makanan, dan air yang dikonsumsi. Virus polio ini sendiri, akan menyebabkan terjadinya infeksi pada bagian tenggorokan hingga usus, maka dari itu, untuk mencegah bahaya akan polio ini, anda bisamelakukan vaksinasi. Vaksinasi ini sendiri akan membantu dalam meminimalisir resiko terinfeksi penyakit polio ini sendiri.

  1. Lemahnya sistem imun

Sistem imun yang lemah juga bisa menjadi salah satu penyebab yang akan berpotensi memudahkan tubuh terkena penyakit polio. Sistem imun yang lemah inilah, yang akan mempengaruhi kekebalan tubuh, dan jika kekebalan tubuh yang lemah, akan berpengaruh pada mudahnya virus menjangkiti tubuh anda, termasuk virus polio. Maka dari itu, langkah pencegahan selanjutnya yang perlu untuk dilakukan adalah dengan cukup mengkonsumsi makanan yang baik untuk menguatkan imun tubuh, seperti susu, pisang, kacang – kacangan, dll.

  1. Lingkungan yang kurang sehat

Faktor selanjutnya yang bisa menjadi salah satu penyebab dari polio ini sendiri adalah dari lingkungan yang kurang sehat. Faktor lingkungan yang kotor ini, akan menyebabkan virus penyebab plio cepat berkembang biak. Maka dari itu, salah satu langkah pencegahan selanjutnya dari penyakit polio ini adalah  membersihkan lingkungan dimana anda berada dan juga tetap menjaga kebersihan lingkungan disekitar anda.

  1. Kekurangan asupan nutrisi tubuh yang cukup

Nutrisi tubuh yang tidak tercukupi, memang akan menyebabkan berbagai macam masalah pada tubuh anda. salah satunya adalah polio. Asupan nutrisi dalam tubuh yang seimbang ini, akan membantu dalam menguatkan sistem imun dalam tubuh atau antibodi, sehingga tubuh tidak rentan sakit dan rentan terifeksi virus polio. Maka dari itu, mencukupi kebutuhan asupan nutrisi untuk tubuh sangat diperlukan makanan seperti kacang kacangan, buah dan sayuran serta daging.

Itulah beberapa penyebab dan cara pencegahan dari penyakit polio yang bisa anda kenali. Semoga bermanfaat sebagai referensi dan tambahan informasi untuk anda seputar polio dan pencegahannya.

Penyebab Dan Gejala Penyakit Malaria Yang Sering Terjadi

Selain demam berdarah, salah satu penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk adalah malaria. Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit, dan parasit inilah yang dibawa oleh nyamuk malaria. Dan jika malaria tidak mendapatkan penanganan lebih lanjut lagi, maka bisa menjadikan penyakit ini sebagai salah satu penyakit yang mematikan. Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit yang menular, namun penularan penyakit malaria ini, memang tidak begitu mudah, penularan malaria bisa terjadi jika ada kontak secara langsung melalui drah, atau seorang ibu hamil ke janin yang dikandungnya.

Malaria pernah menjadi sebuah wabah yang besar di Indonesia, bahkan sampai saat ini setidaknya ada sekitar 400 ribu kasus positif malaria, dan bahkan sepuluh persen dari kasus yang ada, penderitanya mengidap komplikasi, dan bahkan ada yang sampai berujung pada kematian. Malaria selain menyerang dewasa, juga bisa menyerang anak – anak. Gejala dari penyakit malaria ini, bisa dilihat dan diamati, sehingga jika sudah mengetahui gejala malaria, akan membuat anda lebih tanggap untuk segera memberikan penanganan, dan berikut ini adalah beberapa gejala dan penyebab penyakit malaria yang sering terjadi.

Penyebab Dan Gejala Penyakit Malaria Yang Sering Terjadi

  1. Demam tinggi

Gejala dari penyakit malaria yang pertama adalah demam yang tinggi. Demam memang biasa terjadi pada manusia, namun demam yang disebabkan karena malaria, akan berbeda dengan demam biasa. Demam yang merupakan gejala dri malaria akan berlangsung lama, dan suhu tubuh akan sangat tinggi, selain demam, tubuh pun akan menggigil bahkan sampai kejang.

  1. Berkeringat berlebih

Parasit yang menjangkit tubuh, setelah terkena gigitan nyamuk Anopheles ini, akan membuat tubuh mengeluarkan keringat secara berlebih. Hal ini bisa disebabkan karena tubuh secara otomatis melakukan perlawanan dengan mengeluarkan keringat sebagai salah satu proses pengeluaran racun yang disebabkan karena parasit yang menjadi penyebab utama malaria ini.

  1. Penurunan berat badan

Hal ini terjadi dikarenakan jika terkena malaria, maka tubuh akan menolak makanan yang masuk, karena terdapat masalah pada sistem pencernaan. Hal inilah yang akan membuat penderita malaria mengalami penurunan berat badan secara signifikan. Selain itu, karena tubuh sering menolak makanan, maka tubuh pun akan terlihat lemas dan juga pucat.

  1. Sakit kepala

Penderita penyakit malaria pun akan mengalami gejala sakit kepala yang sangat parah. Hal ini bisa disebabkan karena parasit penyebab malaria yaitu plasmodium malaria sudah menyebar hingga otak. Gejala malaria yang satu ini, sudah termasuk kedalam tahap gejala malaria akut, dan mesti mendapatkan penanganan lebih intensif lagi.

  1. Kejang

Penderita malaria jika sudah mengalami kejang – kejang maka bisa jadi merupakan salah satu gejala yang mengindikasikan gejala komplikasi malaria. Kejang terjadi diakibatkan karena adanya pembengkakan pada pembuluh darah di bagian otak, dikarenakan parasit penyebab malaria sudah menyebar dan menginfeksi hingga ke bagian otak.

 

Demikian beberapa penyebab dan gejala malaria yang sering terjadi. untuk pencegahan malaria ini, memang mesti menerapkan pola hidup bersih dan sehat, agar tidak ada nyamuk malaria berada disekitar anda, dan juga selalu menyemprotkan obat nyamuk untuk membunuh nyamuk yang ada disekitar anda. semoga bermanfaat.

Obat Alami Mengobati Perut Kembung

Perut kembung menjadi salah satu jenis masalah kesehatan yang biasanya kerap disepelekan oleh sebagian besar orang. Perut kembung ini juga merupakan salah satu jenis penyakit atau gangguan kesehatan yang mana merupakan salah satu jenis bagian dari gangguan masuk angin. Mengatasi perut kembung ini sendiri, anda bisa melakukannya dengan berbagai macam cara yang terbilang alami, dimana memanfaatkan bahan – bahan alami yang mudah ditemukan disekitar anda bisa menjadi obat mujarab untuk mengusir kembung.

Kembung pada bagian perut ini, terjadi karena faktor angin yang ada didalam perut berlebihan, sehingga akan menyebabkan penderita mual, hingga sesak nafas. Selain itu, jika masalah perut kembung ini tidak segera ditangani, maka akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan lainnya yang akan menjalar keseluruh tubuh anda. berikut ini adalah ulasan mengenai obat alami dalam mengatasi perut kembung yang bisa menjadi salah satu hal yang bisa anda coba gunakan.

Obat Alami Mengobati Perut Kembung

  1. Jahe

Jahe merupakan salah satu jenis rempah – rempah yang baik untuk kesehatan tubuh anda. jahe ini sendiri memiliki sifat yang hangat dan tentu saja bisa menjadi salah satu bahan alami yang bisa membantu mengatasi perut kembung. Cara mengolahnya adalah cukup merebus jahe yang telah diiris dengan gula aren sera air, hingga mendidih, dan setelah mendidih dan hangat, anda bisa meminumnya untuk membantu mengatasi perut kembung.

  1. Kunyit

Ramuan kunyit ini sendiri juga merupakan salah satu jenis bahan alami yang bisa anda pergunakan untuk mengobati perut kembung secara alami. Kunyit ini sendiri bisa dicampur dengan bahan lainnya seperti gula aren dan asam, menjadi ramuan kunyit yang mana bisa membantu mengatasi perut kembung secara alami.

  1. Kurangi makanan yang menghasilkan gas

Kembung memang terjadi karena adanya gas yang berlebihan didalam perut anda. maka salah satu cara alami lainnya untuk membantu mengatasi perut kembung ini sendiri adalah dengan mengurangi makanan yang bisa menghasilkan gas. Banyak jenis makanan yang bisa menghasilkan gas dalam perut. Seperti kentang, ubi, dan aneka umbi lainnya, serta minuman bersoda.

  1. Perbanyak konsumsi air putih

Air putih merupakan salah satu yang bermanfaat untuk membantu mengatasi perut kembung. Umumnya anda bisa mengkonsumsi air putih secara cukup 8 hingga 10 gelas per harinya. Dan untuk meringankan kembung ini, anda bisa mencoba untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih secara rutin 2 hingga 3 jam sekali.

  1. Makan dengan porsi kecil

Makan merupakan hal yang bisa membantu perut anda untuk mentralisir kembung yang berlebihan dalam perut anda. sebaiknya makanlah makanan yang bisa mentralisir kembung, dan konsumsi dengan porsi kecil, agar nantinya kandungan angin yang berlebih dalam perut anda bisa dinetralisir dengan baik.

Demikian beberapa jenis obat alami dari perut kembung yang bisa anda ketahui dan manfaatkan untuk membantu mengatasi masalah perut kembung ini. Semoga bermanfaat.

Cara Mudah Mengatasi Tidur Yang Mendengkur

Tidur mendengkur memang tidak berpengaruh pada diri sendiri. Namun sangat menggangu oranglain. Banyak yang menganggap ringan kebiasaan mendengkur seseorang. Padahal mendengkur merupakan sinyal terjadinya gangguan pada saluran pernafasan. Aliran udara yang tersendat di saluran pernafasan akan menyebabkan seseorang mendengkur. Aliran udara yang tersendat ini disebabkan karena sinus, atau udara yang tidak sehat.

Selain itu mendengkur juga bisa disebabkan karena kelebihan berat badan, kerap mengonsumsi alkohol dan makanan tinggi kolesterol, atau posisi tidur yang tidak tepat. Untuk mengatasi tidur mendengkur sebenarnya cukup mudah. Anda perlu tahu apa saja penyebabnya terlebih dulu barulah bisa menanganinya secara mudah. Jika karena posisi tidur, ubahlah posisi tidur tersebut menghadap samping. Begitu pula dengan cara lainnya. berikut ulasan selengkapnya untuk cara mudah mengatasi tidur mendengkur.

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Tidur Yang Mendengkur

  1. Ubah posisi tidur

Posisi tidur juga bisa menentukan mendengkur atau tidaknya seseorang ketika terlelap. biasanya posisi tidur terlentang akan menyebabkan seseorang mendengkur. Pasalnya lidah akan tertarik kebelakang sehingga aliran udara mengalami penyempitan. Cobalah ubah posisi tidur menyamping. Anda bisa menggunakan sandaran seperti bantal, atau lainnya agar posisi tidur tidak kembali terlentag.

  1. Angkat posisi kepala saat tidur

Cobalah ubah posisi kepala anda ketika tidur. Topang dengan beberapa bantal agar posisinya lebih tinggi dari kaki namun tetap nyaman. Posisi seperti ini akan membantu anda membersihkan penghalang di area tenggorokan. Selain itu posisi tersebut juga membuat seseorang lebih rileks sehingga tidur pun terasa lelap dan tubuh lebih bugar pasca bangun.

  1. Bersihkan sinus

Bersihkan sinus secara tuntas sebelum tidur. Pasalnya sinus menjadi salah satu halangan aliran udara di rongga pernafasan. Inilah yang menyebabkan seseorang mendengkur ketika tidur. keluarkan kotoran di hidung dengan mengeluarkan udara secara keras dari hidung. Setelah dirasa tuntas barulah anda bisa tidur dengan posisi yang telah disebutkan diatas.

  1. Gunakan kontrol udara dalam kamar

Penyebab mendengkur juga bisa dikarenakan udara yang kering. Maka dari itu anda memerlukan kontrol udara dalam kamar. Hal ini bertujuan untuk menjaga udara agar tidak kering karena bisa mengiritasi rongga hidung. Selain itu kamar tidur pun akan memiliki uap air yang bagus dan cukup bagi sirkulasi pernafasan. Hasilnya anda akan tidur dengan udara yang berkualitas sehingga kemungkinan mendengkur bisa diredam.

  1. Hirup uap air sebelum tidur

Bersihkan rongga hidung sebelum tidur dengan menghirup uap air. Cara satu ini bisa anda lakukan agar rongga pernafasan menjadi lega. Basahi handuk anda dengan air hangat dan hirup uapnya secara perlahan. Cara satu ini juga ampuh untuk menghilangkan lendir penyebab mendengkur. Lakukan sebelum tidur jika dirasa saluran pernafasan anda tidak nyaman.

Selain menggunakan cara-cara diatas, anda pun mesti memperhatikan asupan makanan anda dan kontrol berat badan agar kemungkinan mendengkur saat tidur semakin kecil. semoga bermanfaat.

Kaki Kesemutan Bisa Jadi Penyebabnya Karena Penyakit Ini

Kesemutan pada bagian tubuh, seperti tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya, memang umum terjadi pada hampir semua orang. Namun ternyata kesemutan yang terjadi pada area kaki, menjadi salah satu sinyal terjadinya masalah kesehatan pada tubuh anda. masalah kesehatan yang terjadi yang berkaitan dengan saraf memang akan menimbulkan beberapa gejala, salah satunya adalah kesemutan pada kaki. Maka dari itu, jika anda sering mengalami kesemutan pada area kaki, maka anda mesti peka dan sesegera mungkin untuk membawa diri memeriksakan kesehatan tubuh anda.

Memang untuk masalah saraf, antara anggota badan yang satu dengan lainnya, saling berkesinambungan. Maka dari itu, kaki yang kesemutan erat kaitannya dengan berbagai macam penyakit yang hadir dalam tubuh anda. mengatasi kaki kesemutan pun cukup mudah, antara lain dengan cara merilekskan anggota tubuh anda, agar aliran darah menjadi lancar. Jika anda ingin mengenali jenis penyakit apa yang bisa memberikan tanda kesemutan pada tubuh anda, berikut ini adalah beberapa informasinya untuk anda.

Kaki Kesemutan Bisa Jadi Penyebabnya Karena Penyakit Ini

  1. Stroke

Penyakit yang bisa menyebabkan kaki kesemutan yang pertama adalah stroke.stroke ini sendiri merupakan salah satu jenis penyakit yang menyerang sistem saraf. Gangguan sistem saraf inilah yang bisa menyebabkan kaki menjadi kesemutan. Maka sebaiknya jika anda sering mengalami kesemutan pada kaki, untuk sesegera mungkin memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  1. Jantung

Penyakit selanjutnya yang bisa menjadi penyebab kaki kesemutan adalah penyakit jantung. komplikasi pada jantung ini, akan menyebabkan anda mengalami gangguan pada saraf. Gangguan pada saraf inilah yang akan menyebabkan terjadinya kesemutan pada area kaki. Karena terjadi sebuah penyumbatan sensorik yang akan berpengaruh pada kinerja saraf pada tubuh anda.

  1. Rematik

Penyakit lainnya yang bisa dikenali dengan gejala kesemutan pada kaki adalah rematik. Rematik memang merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya gangguan pada saraf tubuh anda. Jika kesemutan terjadi pada kaki, secara otomatis, rematik pada tubuh anda pun akan muncul,dan jika kesemutan sudah hilang, secara otomati pun rematik akan lega sesaat dari tubuh anda.

  1. Diabetes

Penyakit selanjutnya yang bisa anda kenali dengan gejala kesemutan di kaki adalah diabetes, yang mana merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan karena adanaya gangguan pada instensitas gula darah dalam tubuh. Kerusakan pada pembuluh darah inilah yang akan menyebabkan darah yang mengalir melalui ujung saraf bisa terganggu. Dan hal ini akan menyebabkan terjadinya rasa nyeri pada bagian kaki, dengan ditandai kesemutan yang terjadi didalamnya. Maka jika anda merasakan hal demikian, ada baiknya untuk sesegera mungkin memeriksakan diri ke dokter, agar anda bisa mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Itulah beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab kaki anda kesemutan. Maka dari itu, untuk langkah antisipasi dari hal yang tidak diinginkan, maka sebaiknya anda sesegera mungkin untuk memeriksakan diri anda ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat.