9 Kebiasaan Ini Wajib Diterapkan untuk Kesehatan Jantung Anda

Tips menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung adalah penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian terbesar hampir di seluruh dunia. Menjaga kesehatan jantung bisa Anda lakukan untuk mengurangi angka tersebut dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Menurut data WHO, penyakit jantung telah merenggut 17,7 juta nyawa setiap tahunnya. Lebih dari setengahnya disebabkan oleh penyakit jantung koroner dan stroke. Kematian akibat penyakit ini juga diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya. Anda tak mau menjadi salah satunya, kan? Jika tidak, Anda bisa menerapkan 9 kebiasaan sehat berikut ini.

  1. Rutin Olahraga

Olahraga yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru Anda. Olahraga juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah dan menjaga berat badan agar tetap sehat. Berolahraga minimal 30 menit sehari dalam 5 hari seminggu bisa membuat hidup Anda lebih sehat.

Jika Anda tidak terbiasa berolahraga, coba cek ke dokter untuk melihat apakah Anda punya batasan aktivitas fisik apa yang boleh dilakukan dan tak boleh dilakukan. Jika Anda tak diperbolehkan olahraga berat karena berbagai masalah, Anda bisa beristirahat sambil melakukan pemanasan ringan untuk memompa jantung.

Caranya, jangan terlalu sering duduk, bangkitlah setiap beberapa saat dan gerakkan tangan dan kaki Anda. Kegiatan ini bisa membantu Anda menjaga kesehatan jantung. Berjalan kaki juga bisa jadi pilihan lain.

  1. Batasi Asupan Kolesterol

Kadar kolesterol jahat yang terlalu tinggi bisa menyebabkan masalah pada jantung. Jika kadar kolesterol jahat dalam darah Anda sudah lebih dari 200 mg/dL, sebaiknya Anda berhati-hati. Anda bisa terkena serangan jantung dengan mudah. Batas maksimal asupan kolesterol untuk Anda yang berisiko terkena penyakit jantung adalah 70 mg/dL. Lebih dari itu berbahaya.

Untuk mengatasinya, hindari makanan yang dapat meningkatkan kolesterol darah, seperti daging berlemak, sosis, daging burger, mentega, krim, hingga makanan manis seperti kue, cokelat dan permen. Intinya, Anda harus membatasi jumlah garam, lemak dan gula yang masuk ke tubuh Anda.

  1. Perbanyak Minum Air Putih

Rajin minum air putih ternyata juga bisa membantu menjaga kesehatan jantung karena menyediakan asupan cairan dalam tubuh. Air putih juga bisa menghindarkan Anda dari dehidrasi. Tapi, Anda juga perlu mengurangi sumber cairan lain selain air putih seperti es krim atau makanan berkuah.

Jumlah cairan selain air putih yang terlalu banyak malah bisa jadi bahaya bagi Anda. Jika Anda ingin membatasi jumlah cairan yang masuk ke tubuh Anda, cobalah timbang berat badan Anda setiap pagi. Jika peningkatannya terlalu cepat, itu artinya cairan dalam tubuh Anda menumpuk.

  1. Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur

Makanan tinggi serat mampu membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Makanan berserat ternyata juga mampu membantu mengelola berat badan yang sehat. Alpukat, apel, pir dan pisang termasuk dalam kelompok buah-buahan yang kaya akan serat. Sementara brokoli, wortel serta bayam juga tinggi seratnya.

Tapi, menjaga kesehatan jantung bukan berarti Anda harus menjadi vegetarian. Anda masih boleh makan daging dan seafood, namun pilihlah daging yang memiliki lemak tidak terlalu tinggi sebagai sumber protein hewani Anda.

  1. Berhenti Merokok

Jika Anda adalah seorang perokok, sebaiknya berhentilah segera. Merorok bukan hanya merusak paru-paru Anda, tapi juga berdampak negatif bagi jantung Anda. Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah. Sekali Anda berhenti merokok, peluang terkena penyakit serangan jantung akan menurun drastis.

Memutuskan untuk berhenti merokok memiliki dampak positif bagi kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh, tidak hanya pada jantung. Tapi, jika Anda adalah perokok pasif, sebaiknya hindari paparan asap rokok yang mengenai Anda. Perokok pasif sebenarnya malah punya resiko penyakit lebih tinggi dari perokok aktif.

  1. Jaga Berat Badan

Coba tanyakan pada dokter, apakah Anda mengalami kelebihan berat badan. Obesitas sejatinya mampu meningkatkan resiko serangan jantung, gagal jantung serta diabetes. Bahkan, jika dibandingkan, obesitas malah memiliki bahaya yang lebih besar daripada rokok.

Menu sehat dan porsi makan perlu Anda perhatikan untuk menjaga berat tubuh Anda. Selain itu, cukupkan kebutuhan cairan Anda. Atur juga pola makan untuk mencegah obesitas. Makananlah dalam porsi sedikit namun sering dan hindari karbohidrat berlebihan.

  1. Ukur Tekanan Darah Anda

Tekanan darah tinggi atau sering disebut hipertensi adalah faktor utama penyebab serangan jantung, stroke, dan gagal jantung. Banyak orang yang memiliki tekanan darah tinggi tidak memperhatikan  bahwa mereka memiliki kondisi tersebut dan tak sadar akan bahayanya. Runtin mengecek tekanan darah Anda bisa jadi salah satu langkah pencegahan yang baik.

Umumnya, tekanan darah bisa dikatakan normal bila menunjukkan angka 120/80 mmHg. Saat angka atas Anda berada di antara 120-139, dan angka bawah Anda berada di 80-89, itu artinya Anda memiliki prehipertensi.

Meski belum bisa dikatakan terkena hipertensi, tetap saja angka ini di atas normal. Semakin tinggi tekanan darah Anda, semakin pula resiko hipertensi menyerang Anda. Jika sudah begini, Anda harus bersiap terserang penyakit yang lebih banyak seperti penyakit jantung dan stroke.

  1. Kurangi Stres

Stres ternyata merupakan salah satu penyebab utama terganggunya jantung Anda. Stres kronis dapat berujung serangan jantung tiba-tiba. Untuk mencegah penyakit jantung akibat stres, Anda harus pintar-pintar mengelola emosi. Anda bisa bercerita pada orang terdekat Anda tentang tekanan yang Anda alami.

Tapi, jika Anda termasuk dalam golongan pemalu, cobalah cara lain seperti melakukan meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dalam setidaknya 10 menit sehari. Sesekali, pergilah jalan-jalan atau bersenang-senang. Jangan terlalu terpaku pada pekerjaan Anda.

  1. Periksa ke Dokter secara rutin

Pemeriksaan kesehatan secara teratur adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah permasalahan pada jantung Anda. Perubahan gaya hidup saja kadang tak punya pengaruh berarti demi menjaga sehatnya jantung.

Apalagi, jika Anda memang punya resiko pada penyakit satu ini. Anda harus sering-sering ke dokter dan minum obat yang telah dianjurkan untuk mengurangi resikonya. Jika dokter telah memberikan obat-obatan yang harus dikonsumsi, Anda harus patuh dan meminumnya sesuai anjuran dan petunjuk yang diberikan.

Apapun yang kita putuskan setiap hari, entah perihal makanan atau minuman serta aktivitas yang dilakukan ternyata sangat berpengaruh pada kesehatan jantung. Semua keputusan itu ada di tangan Anda. Jika Anda ingin terus sehat dan terhindar dari penyakit jantung, ada baiknya Anda mengubah pola hidup Anda dan lakukan 9 kebiasaan di atas.

7 Pola Hidup Sehat yang Mempengaruhi Kesehatan Jantung

Tahukah Anda, jika kelainan jantung merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia? Walaupun sudah banyak yang tahu, tapi sayangnya hanya sedikit orang yang menyadari pentingnya menjaga Pola hidup sehat untuk kesehatan jantung demi menghindari masalah, atau penyakit yang bisa menimpa mereka akibat jantung yang tidak sehat.

Pola Hidup Sehat

Nah, bagi Anda yang ingin care pada organ vital yang satu ini, berikut 7 pola hidup sehat yang bisa Anda terapkan.

1. Berolahraga Teratur
Bagi Anda yang terlanjur jarang olahraga, jangan memutuskan untuk memforsir banyak gerakan olahraga sekaligus selama beberapa jam. Hal ini dikarenakan, jika Anda memiliki sumbatan dalam pembuluh darah, olahraga berat bisa menjadi pemicu serangan jantung mendadak yang tanpa ditandai dengan gejala-gejala seperti seranagn jantung pada umumnya.

Lakukan gerakan mudah, sederhana, dan ringan seperti senam atau lompat tali. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan. Caranya yaitu dari gerakan pasif yang disusul dengan gerakan aktif secara berurutan dari kepala, leher, lengan, lutut, sampai kaki. Jika badan sudah terasa agak panas, olahraga utama bisa Anda lakukan.

Jika sudah terbiasa berolahraga, Anda bisa melanjutkannya dengan membiasakan diri untuk senam aerobik yang menyehatkan jantung seperti jogging pagi tiap akhir pekan, bersepeda atau jalan santai di alun-alun bersama keluarga, sampai senam ringan di rumah yang bisa Anda lakukan tiap hari.

2. Tidak Merokok
Untuk Anda yang perokok, lebih baik berhenti sekarang juga jika ingin demi kenyamanan hidup. Anda bisa melakukannya secara bertahap atau langsung berhenti total dengan berusaha sekuat tenaga dan niat serta tekad yang kuat. Kandungan tar dalam rokok serta asap yang ditimbulkannya bisa mengotori darah yang ditransfer jantung ke seluruh tubuh.

Sedangkan jika Anda bukan perokok aktif, Anda tetap bisa terkena dampak negatif dari rokok dari perokok aktif yang tinggal di sekitar Anda. Sebagai tindakan antisipasi, sebaiknya hindari komunikasi langsung dengan perokok aktif atau tempat-tempat yang menghasilkan asap melebihi batas yang bisa dinetralisisr tubuh, seperti jalan raya, pabrik, dan lainnya.

Kalaupun masih menemui orang yang merokok di tempat umum seperti bus, bandara, toilet, dan lainnya, Anda bisa menyediakan masker sekali pakai yang harganya sangat terjangkau dan mudah Anda dapati di apotek-apotek terdekat. Jika ingin awet, Anda bisa menggunakan masker kain yang bisa dicuci dan dipakai ulang.

3. Mengurangi Konsumsi Junk Food
Pizza, hamburger, French fries, dan fast food sejenis memang menjanjikan rasa yang enak dan cepat penyajiannya. Tapi ditelisik lebih jauh, makanan semacam ini termasuk junk food (makanan sampah) karena minim gizi. Untuk menjaga Pola hidup sehat, Anda tentu harus mengurangi asupan fast food atau junk food ini.

Anda hanya bisa merasakan kenyang di perut dan nikmat di mulut tanpa tahu adanya berbagai kandungan yang bisa membahayakan tubuh jika dikonsumsi dalam waktu lama. Konsumsi makanan sehat yang rendah lemak dan garam.

Jika sudah terbiasa ngemil, kadang Anda mungkin tidak bisa menghindari makanan asin seperti kripik dan berbagai snack instan. Tapi jika ingin jantung Anda sehat, tentu harus mengubah pola camilan yang satu ini.

Satu hal yang perlu diingat, hindari mengonsumsi camilan sambil menonton TV. Ngemil sambil nonton TV membuat Anda tidak sadar bahwa kolesterol yang masuk telah melebihi takaran dan tiba-tiba sudah menumpuk saja dalam tubuh.

4. Mengurangi Minuman Bersoda
Minuman bersoda kadang memang menimbulkan sensai menyegarkan dan kadang bisa dijadikan alternatif untuk menghindari mual saat berkendara dengan jarak tempuh perjalanan jauh. Hindari juga alkohol, selain diharamkan untuk masyarakat Muslim, lebih banyak efek samping negatif daripada sensasi menyenangkan sesaat setelah meminumnya.

Bagi Anda penyuka kopi, jangan khawatir, Anda tetap bisa mengionsumsinya karena kandungan kafein dalam dalam kopi pun mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan memperbaiki fungsi vaskular. Selain kopi, alternatif lainnya adalah teh yang mengandung zat antioksidan yang membantu mengurangi kandungan LDL dalam darah untuk dibawa jantung.

5. Back to Nature
Sesibuk apapun Anda, tetap usahakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dari bahan alami. Tapi jika memang dalam keadaan terdesak, Anda bisa menambah asupan dari suplemen dan multivitamin. Dengan catatan, Anda tetap tidak boleh menjadikannya sebagai sumber makanan utama karena makanan terbaik adalah yang alami.

Untuk vitamin, Anda bisa memperolehnya secara praktis dari penjual buah segar atau rujak buah. Anda juga tidak harus mengonsumsi buah secara langsung karena vitamin yang tidak dapat diproduksi tubuh bisa Anda peroleh dari jus segar. Agar manfaat untuk pola hidup sehat lebih maksimal, kurangi kandungan gula dalam proses pembuatannya.

Saat ini tidak sedikit makanan, minuman, bahkan kosmetik palsu yang mengadung bahan berbahaya jika dikonsumsi dan dipakai dalam jangka waktu lama. Makanan dan minuman berpengawet, pewarna, dan perasa buatan serta kosmetik palsu yang mengadung logam berat seperti merkuri dan hidrokuinon bisa berpotensi memicu keracunan, kanker, dan jantung.

Artikel lain : 7 Makanan Sehat yang Bermanfaat Bagi Kesehatan Jantung

6. Berpikir Positif (Husnudzan) dan Menghindari Stres
Sering kita temui generasi muda saat ini yang cenderung memusingkan masalah sepele hingga terkesan memiliki masalah besar. Padahal bisa jadi masalahnya hanya jerawat, tapi bisa membuatnya mengurung seharian di rumah dan tidak berani menghadiri pensi (pentas seni) atau acara umum lainnya yang dianggap penting.

Dengan menanamkan pada diri bahwa jerawat hanyalah masalah kulit biasa dan bisa diatasi dengan merawatnya dengan bersih secara rutin setelah aktivitas harian, Anda bisa tetap percaya diri untuk tampil di depan umum. Karena esensinya, pemikiran kitalah yang lebih penting daripada tampilan fisik.

Sebisa mungkin Anda berusaha menghindari stres dengan berpikiran positif saat menghadapi masalah. Hal ini dikarenakan, jika dibiarkan tanpa solusi, stres bisa merubah menjadi bom waktu (bipolar) sehingga mempengaruhi kondisi psikis seseorang secara berkelanjutan. Pikiran positif membawa Anda pada solusi yang bisa memecahkan masalah.

7. Menolong Orang Lain
Disadari atau tidak, menolong orang mempengaruhi kondisi psikis dan kinerja jantung. Jantung bekerja lebih baik, darah bersih yang mengandung O2 pun meningkat sehingga darah yang dialirkan lebih baik kualitasnya. Tentu hal ini membawa dampak positif bagi Pola hidup sehat untuk kesehatan jantung Anda.

Begitupula sebaliknya, saat memiliki pikiran atau niat buruk, detak dan kinerja jantung bisa berubah negatif. Selain itu, saat menemui masalah, anomali, atau hal yang berbeda dalam diri teman, jangan langsung meng-judge negatif orang tersebut. Justru Anda bisa menawarkan bantuan agar permasalahannya bisa segera diatasi.

Ketujuh perubahan pola hidup sehat tersebut bisa Anda lakukan secara bertahap agar tidak terlalu membebani Anda. Dengan menerapkannya, kesehatan jantung Anda bisa dijaga dan berbagai macam penyakit yang mengintainya bisa Anda cegah. So, take care your heart.

7 Makanan Sehat yang Bermanfaat Bagi Kesehatan Jantung

Makanan Sehat

Jika dibandingkan dengan organ dalam tubuh lain, jantung memiliki tingkat paling tinggi dan paling berat dalam hal pekerjaan. Bayangkan saja, selain memompa darah ke seluruh tubuh dan paru-paru, jantung juga memiliki pekerjaan berat lainnya. Oleh karena itu, kita wajib menjaga kesehatan jantung untuk aset penting di masa depan.

Peranan jantung lainnya yaitu sebagai pengendali utama dalam sistem peredaran darah, membantu sistem pernapasan dengan mengubah CO2 menjadi O2, sampai menyaring racun. Melihat pekerjaan yang luar biasa berat ini, tidak mengherankan jika jantung juga memiliki potensi yang besar pula untuk mengalami penyakit jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik.

Salah satu cara untuk memperoleh jantung yang sehat yaitu dengan memperhatikan asupan makanan. Pilih makanan rendah kolesterol dan garam. Untuk lebih jelasnya, berikut 7 makanan sehat yang bisa Anda ambil manfaat potensialnya untuk memperoleh jantung yang sehat.

1. Coklat Biasa atau Coklat Hitam
Anda menggemar coklat? Selain memiliki kandungan yang berfungsi memberikan sensasi rasa gembira dan bahagia, coklat juga mengandung flavonoid yang termasuk dalam kategori prosianidin dan epikatein. Kedua kandungan ini bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, keduanya berperan mengendalikan jumlah oksidasi LDL, meningkatkan aliran darah dari arteri ke jantung, dan mengurangi resiko pembekuan darah di jantung. Kandungan dalam 100 gram coklat terdiri dari 11 gram serat, 98% mangan (Mn), 65% zat besi (Fe), 59% magnesium (Mg), dan kandungan lain seperti Zn, Sn, Ca, dan F.

Tapi perlu diingat pula bahwa Anda tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan. Maksimal yang boleh Anda konsumsi per harinya adalah 65 gram. Jika lebih, justru meningkatkan kolesterol jahat dalam darah.

2. Tahu dan Tempe
Makanan tradisional hasil fermentasi ini dibuat dari kedelai yang memiliki kadar protein tinggi. Dengan mengonsumsi 3 buah tahu atau tempe ukuran sedang, kesehatan jantung terjaga dan risiko terkena serangan jantung pun bisa diminimalisir.

Selain itu, protein yang berasal dari kedelai juga berperan mengurangi kadar kolesterol buruk (LDL) dalam darah. Untuk Anda yang tengah melatih atau ingin menambah massa otot, tahu dan tempe merupakan salah satu sumber protein nabati terbaik yang harus Anda jadikan menu wajib harian.

3. Ikan Salmon dan Tuna

Ikan salmon dan tuna yang biasa Anda masak dalam bentuk sarden, ternyata sangat kaya akan omega-3. Manfaatnya tidak hanya untuk mengurangi tingkat darah trigliserida atau HDL yang bisa menyumbat arteri, tapi juga bisa menanggulangi radang atau nyeri akibat serangan jantung.

Manfaat lain dari omega-3 yaitu membantu jantung untuk mengatur denyut atau detak, melindungi tekanan pada denyut sehingga tekanan darah tinggi bisa dihindari. Kolesterol buruk yang banyak didapati pada junk food dapat diganti dengan mengonsumsi ikan salmon atau tuna sebanyak dua kali dalam sepekan.

Dalam 1 ekor ikan salmon ukuarn sedang, mengandung lemak 5-11 gram. Sedangkan untuk kandungan omega-3-nya 700-1.800 miligram. Selain itu, kedua ikan ini juga memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral linnya yang memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Baca juga 6 Alasan Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

4. Beras Merah
Beras merah termasuk dalam biji-bijian yang memiliki kandungan pitosterol, yaitu kolesterol baik yang berperan mengurangi kolesterol buruk. Manfaat lainnya yaitu memperlancar aliran darah dalam jantung. Jika Anda pernah memiliki masalah pada pembekuan darah, stroke, dan masalah jantung lain, makanan ini wajib dijadikan menu utama harian Anda.

Beras merah dipercaya mengandung nutrisi yang lebih sehat untuk tubuh daripada beras putih. Makanan sehat untuk jantung ini kerap dijadikan asupan diet paling ampuh selain makanan sehat berserat. Beras merah ini juga mengandung berbagai zat yang sangat penting untuk tubuh seperti Mn (Mangan).

Zat Mn berperan dalam menetralisir lemak dalam tubuh, membantu proses sintesis lemak dalam tubuh, memperbaiki sistem syaraf, dan serta membantu menjaga organ reproduksi agar memilikikinerja yang baik. Seporsi nasi beras merah mengandung lebih dari 70% kebutuhan Mn untuk tubuh.

5. Wortel dan Jeruk
Anda pernah memperhatikan kelinci? Selain telinga, matanya memiliki fungsi lebih baik daripada manusia karena wortel sebagai konsumsi rutinnya. Wortel memiliki kandungan vitamin A sekitar 200 %, vitamin K 9 %, vitamin C 7 %, dan kalsium sebanyak 3 %.

Kandungan karotenoid dalam wortel meliputi beta-karoten, alpha-karoten, lutein, dan lycopene yang sangat bagus untuk jantung. Ada juga asam folat, vitamin B6, potassium, magnesium dan tiamin. Semua kandungan wortel tersebut bisa membangun otot jantung, mencegah stroke dan juga membentuk sistem syaraf dalam tubuh.

Selain wortel, jeruk juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Rusaknya sel-sel jaringan pada jantung akibat protein galectin-3 bisa dicegah oleh pektin yang terkandung dalam jeruk. Kedua buah ini juga mengandung antioksidan seperti polifenol dan karotenoid yang baik untuk jantung karena mengurangi kadar LDL dan menurunkan tekanan darah.

6. Sayur Bayam
Manfaat sayur bayam yang menjadi konsumsi rutin tokoh animasi Popeye si Pelaut bukan sekadar fiksi. Sayur yang mudah tumbuh di halaman rumah ini memiliki kandungan phytochemical dari zat warna hijau daun, berbagai macam vitamin, asam folat, serta zat besi.

Bayam berperan dalam memberikan perlindungan dan memaksimalkan fungsi jantung, mencegah gangguan pada detak jantung, serta menjaga indra penglihatan Anda. Bayam juga memiliki manfaat seperti jambu merah dan hati, yaitu mendorong tubuh memproduksi darah dengan lebih cepat.

7. Biji Chia
Biji makanan yang berasal dari tanaman di Gurun Salvia Hispanica, Meksiko, ini mulai populer dan sering dijadikan kombinasi menu makanan sehat balita. Anda bisa mencampurkannya dengan bubur gandum, telur, dan lainnya.

Biji Chia mengandung omega dan kaya serat penting bagi tubuh sehingga dapat menimbulkan rasa kenyang lebih cepat hanya dengan 5 gram-nya. Cara kerjanya menyerupai magnet, yaitu menyedot kolesterol untuk dibawa ke luar tubuh melalui saluran pencernaan. Serat ini membantu Anda mengurangi kolesterol jahat sehingga kinerja jantung lebih baik.

Mengingat pentingnya menjaga kesehatan jantung, maka ketujuh jenis makanan ini sebaiknya Anda jadikan menu wajib harian. Anda bisa mengombinasikan masing-masingnya agar tidak bosan. Selain nutrisi yang baik untuk jantung, rasanya yang lezat dijamin membuat Anda tidak akan bosan dengan variasi dan kombinasi ketujuh makanan sehat tersebut.

6 Alasan Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

Seberapa sering Anda mendeteksi denyut jantung saat beraktivitas dan saat tidak sedang beraktivitas? Langkah ini merupakan metode sederhana untuk mengukur kesehatan jantung. Materi jantung saat pelajaran IPA di sekolah yang paling Anda ingat mungkin sekadar bilik dan serambinya.

Menjaga Kesehatan Jantung

 

 

 

 

 

 

 

Keberadaan jantung mulai dilupakan orang, seperti organ tubuh lain. Sampai akhirnya gangguan atau gejala yang menunjukkan kelainan kinerja organ tersebut menimpa diri kita. Padahal terjaga atau tidur, seumur hidup kita, jantung tidak pernah berhenti bekerja.

Perkembangan teknologi yang semakin maju membuat kita ingin hidup lebih praktis, cepat, dan mudah. Contohnya fast food (makanan cepat saji) yang menjadi pemicu meningkatnya jumlah kematian kaum muda akibat serangan jantung. Oleh karena itu, 6 dari banyak alasan medis berikut ini bisa Anda pertimbangkan untuk cara mencegah penyakit jantung tetap sehat sejak dini.

1. Sebagai Penghasil Energi Terbesar

Setiap harinya, jantung mampu menghasilkan energi yang sangat besar. Energi ini setara dengan sebuah truk yang melakukan perjalanan sejauh 32 km. Jika dikalkulasikan, keseluruhan darah yang dipompa ke seluruh tubuh selama seumur hidup seseorang bisa mencapai 200 gerbong kereta minyak. Menakjubkan bukan?

Baca juga : Waspada Silent Killer! 11 Tanda Kesehatan Jantung Bermasalah

Bahkan jantung masih bisa bekerja meski berada di luar tubuh. Anda mungkin pernah melihat atau melakukan percobaan secara langsung seekor katak yang dialiri listrik. Jantungnya tetap merespon meski katak tersebut sudah mati beberapa saat lalu. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu keberhasilan transplantasi jantung.

Jika Anda bertanya, berapa ukuran jantung, mak kepalkan tangan Anda. Nah, ukuran jantung masing-masing individu biasanya seukuran dengan kepalan masing-masingnya. Sangat kecil untuk ukuran pekerjaan besar yang ditanggungnya.

2. Terhindar dari Risiko Jantung Bocor

Jantung bocor merupakan salah satu kelainan struktur jantung yang ditandai dengan adanya lubang pada sekat jantung. Kesehatan jantung yang terganggu karena penyakit bawaan ini banyak menyerang anak-anak. Banyak bayi yang meninggal di usia harian. Anda tentu tidak ingin buah hati tercinta mengidap penyakit yang akan menyulitkannya saat dewasa bukan?

Kondisi jantung bocor dipengaruhi oleh awal pembuahan (konsepsi) yang tidak sempurna pada wanita yang akan hamil. Pada trimester kehamilan, janin yang mengalami jantung bocor tidak memiliki formasi jantung yang sempurna layaknya anak dengan jantung normal.

Formasi yang tidak sempurna inilah yang menjadi penyebab darah bersih dan darah kotor yang harusnya terpisah dalam bilik dan serambi, justru tercampur. Selanjutnya hal ini berujung pada memicu kelainan fungsi jantung.

3. Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner

Penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di dunia. Hasil perkiraan Federasi Jantung Dunia menunjukkan jumlah kematian akibat jantung koroner di Asia Tenggara terus meningkat tiap tahunnya. Mayoritas penderita adalah wanita dan pria berusia 55-64 tahun. Bahkan 45% kematian di Indonesia disebabkan oleh jantung.

Jantung koroner mendapat julukan ‘the silent killer’ karena sifat mematikannya yang seringkali tidak disadari oleh penderitanya. Sepele akan pentingnya menjaga kesehatan jantung menjadi salah satu penyebabnya. Akhirnya, penyakit jantung koroner/arteri koroner yang disebabkan oleh aterosklerosis ini pun menyerang.

Jantung koroner ditandai dengan pembuluh arteri koroner yang mengalami pengerasan dan penebalan akibat penumpukan plak ateromatosa (kolesterol, lemak, dan sisa metabolisme tubuh lainnya). Penyebabnya adalah pola makan dan gaya hidup tidak sehat, merokok, serta mengonsumsi makanan yang mengadung kolesterol dan lemak jenuh.

4. Peran yang Tidak Tergantikan

Tidak ada yang bisa menggantikan peran jantung untuk memompa darah ke paru-paru dan seluruh tubuh. Setiap harinya, jantung mampu berdetak sampai 100.000 kali (72 kali per menit, 3.600.000 kali selm setahun penuh). Bahkan jika dijadikan sumber energi listrik, maka bisa menjadi energi terbarukan yang tidak akan mudah musnah atau punah.

Jantung juga membantu ginjal untuk membuang sisa limbah hasil metabolisme yang sudah dipakai oleh tubuh, seperti feses dalam sistem pencernaan hingga dan air kencing dari sistem peredaran darah. Dengan berbagai pekerjaan tersebut, jelas peran jantung tidak dapat digantikan oleh organ dalam lain seperti paru-paru, hati, ginjal, dan lainnya.

5. Terhindar dari Tekanan Darah Tinggi  (Hipertensi)

Penyakit jantung ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler. Tekanan darah sistolik yang normal pada bayi dan balita sekitar 80/110, anak-anak sekitar 85/120, serta remaja sekitar 95/140. Hipertensi pada anak ditandai dengan tekanan darah mendekati batas atas atau lebih tinggi dari batas normal, terutama setelah tiga kali pengukuran.

Hipertensi primer umum ditemukan pada remaja yang memiliki karakteristik obesitas, pola konsumsi, dan gaya hidup tidak sehat. Sedangkan hipertensi sekunder seperti kelainan jantung bawaan, endokrin, penyakit ginjal, tekanan intracranial, efek samping obat, dan racun biasa dialami oleh anak-anak.

Gejala penyakit ini ditandai dengan sakit kepala, mimisan, penurunan kemampuan akademis serta olahraga. Jika tidak segera diatasi, kedua jenis hipertensi primer memicu terjadinya kerusakan pembuluh darah sehingga berdampak negatif terhadap sistem saraf pusat (stroke), gangguan fungsi jantung, dan hati.

6. Terhindar dari Hiperkolesterolemia dan Kardiomiopati

Menjaga kesehatan jantung sejak dini pun bisa menghindarkan diri Anda dari hiperkolesterolemia dan kardiomiopati. Hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi cenderung menyerang pemilik riwayat penyakit jantung bawaan (turunan), kegemukan, tekanan darah di atas normal seusianya, memiliki diabetes, serta perokok atau tidak sengaja terpapar asapnya.

Tindakan pencegahan dan penanganan kolesterol sangat diperlukan untuk mencegah penyakit jantung sejak dini. Jika seorang anak sudah memiliki faktor risiko, periksakan kadar kolesterol darahnya. Kadar aman kolesterol total (TC) pada anak kurang dari 170 mg/dL.

Kardiomiopati merupakan kondisi pelemahan dan pembesaran otot jantung, terutama ruang utama jantung (ventrikel kiri) yang berfungsi untuk memompa darah. Hal ini menyebabkan jantung kesulitan untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Kardiomiopati terbagi menjadi kardiomiopati dilatasi (meluas), hipertrofi, dan restriktif. Bisa menimpa orang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi, kerusakan jaringan jantung, denyut jantung yang terlalu cepat, gangguan katup jantung, penyakit metabolik (diabetes dan masalah tiroid), alkohol, obat terlarang, penumpukan zat besi, serta faktor genetik.

Mengingat 6 alasan medis tentang pentingnya peran jantung, maka sudah selayaknya Anda menjaga jantung agar tetap sehat untuk keberlangsungan hidup Anda dan keturunan Anda. Kurangi junk food, lemak, karbohidrat dan gula dari asupan harian lalu ganti dengan protein, serat, vitamin dan mineral yang bisa Anda peroleh dari sayur dan buah.

Untuk menjaga kesehatan jantung, terapkan pula olahraga teratur meski hanya 30 menit selama 3 kali tiap pekannya. Jika terlanjur memiliki pola hidup yang memiliki risiko terkena penyakit jantung, lakukan pemeriksaan. Misalnya tes darah, X-ray, elektrokardiogram (EKG), CT scan, angiografi koroner, serta MRI scan.

 

Waspada Silent Killer! 11 Tanda Kesehatan Jantung Bermasalah

Menjaga kesehatan jantung merupakan hal yang vital bagi kita semua. Dari detakan jantung itulah kita masih bisa hidup sampai sekarang. Sekecil apapun masalah pada jantung harus segera diatasi.

kesehatan jantung

.

Penyakit jantung merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia. Sakit jantung biasa disebut silent killer karena gejala penyakit jantung jarang terdeteksi namun sekali kambuh, jiwa bisa seketika terancam. Berikut ada baiknya kita simak pertanda bagi jantung yang bermasalah

  1. Nyeri Area Dada

Keluhan nyeri dada memang tak selalu identik sebagai tanda-tanda sakit jantung semata. Ada banyak penyakit yang memiliki gejala sama untuk satu hal ini. Namun tetaplah mewaspadainya, karena setiap gangguan jantung akan menimbulkan keluhan nyeri pada dada. Hal ini utamanya akan terasa bagaikan sensasi menusuk pada sekitar dada kiri.

Jantung manusia memanglah terletak pada bagian kiri secara spesifiknya. Keluhan jantung bermasalah bisa terdeteksi dari nyeri di daerah tersebut lantaran ada gangguan pembuluh darah. Utamanya arteri ataupun pembuluh darah utama pada jantung yang mengalami penyumbatan, bisa saja karena plak tumpukan lemak. Aliran darah pun jadi tersendat.

  1. Rentan Penat dan Lelah

ciri ciri penyakit jantung mengalami gangguan yang selanjutnya yakni gampang sekali muncul keluhan pasien cepat penat dan juga lelah. Hal ini terkait dengan plak yang menyumbat arteri jantung. Plak tersebut menjadi penghalang aliran darah sehingga tak dapat mengalir secara optimal. Akibatnya nutrisi yang harus diedarkan menjadi semakin minim.

Aliran darah manusia mengandung oksigen dan juga nutrisi untuk disebarkan serta membantu kinerja seluruh anggota tubuh dari otak hingga ujung kaki. Jika darah yang dipompa jantung mulai tersendat, anggota tubuh jadi semakin kekurangan nutrisi. Hal inilah yang bisa membuat penderita gampang penat serta lelah padahal tidak sedang beraktivitas berat pun.

  1. Sesak Nafas

Jantung yang bermasalah juga memiliki potensi untuk memicu terjadinya penumpukan cairan di area sekitar paru-paru. Hal ini akan membuat penderita semakin merasa kesusahan serta kurang lega dalam bernafas. Akibatnya suplai oksigen pun jadi terganggu, utamanya saat penderita harus beraktivitas yang lumayan berat. Ini barulah tanda pada bagian awal.

Saat gangguan jantung semakin berlanjut dan parah, tumpukan cairan tersebut akan merembet juga di sekitaran area jantung. Hal ini akan menyebabkan sesak pada penderita bahkan sekalipun sedang tidak beraktivitas. Sesak juga terjadi karena darah yang mengangkut oksigen juga kurang dapat terdistribusi dengan baik saat terdapat kendala pada jantung.

  1. Keluhan Sakit Kepala

Sakit kepala adalah penanda terjadinya tanda tanda penyakit jantung yang selanjutnya. Lebih spesifiknya yakni sakit kepala yang muncul akan semakin hebat kala Anda terpapar oleh cahaya yang terang. Hal ini terjadi lantaran menurunnya kebugaran tubuh tersebab karena asupan nutrisi pada jaringan tubuh yang semakin kurang tercukupi secara optimal.

Sakit kepala, pening ataupun pusing ini juga terjadi lantaran asupan nutrisi serta oksigen untuk otak jadi berkurang secara signifikan. Sehingga kondisi sel-sel otak yang kurang ternutrisi ini menjadi terganggu, dan bisa menimbulkan serangkaian keluhan penurunan kinerja maupun konsentrasi hingga berujung pada keluhan timbulnya sakit di kepala.

  1. Palpitasi

Palpitasi bisa didefinisikan dengan keadaan abnormalitas pada ritme detakan jantung penderita. Jantung kita memang bisa terkejut atau berdetak di luar kebiasaan dalam kondisi tertentu semisal saat berolahraga, saat mengalami kegugupan, kecemasan, ketakutan dan seterusnya. Namun jika palpitasi terjadi di luar kondisi tersebut, mulailah tuk berwaspada.

  1. Keringat Berlebih yang Abnormal

Gangguan kesehatan jantung juga bisa ditandai dengan pengeluaran keringat berlebihan yang tak seperti biasanya secara normal. Jika tidak sedang beraktivitas berat, cuaca juga sedang tidak terik, atau misal di saat malam hari yang dingin, namun Anda tiba-tiba saja berkeringat sangat deras maka ini bisa menjadi tanda bagi Anda untuk lebih berwaspada.

Timbulnya keringat berlebih yang abnormal tersebut bisa juga terpengaruh lantaran kinerja pompaan jantung yang semakin berat dan cepat. Hal ini terhubung lantaran adanya sumbatan plak pada arteri. Sehingga untuk tetap dapat menyuplai nutrisi dan oksigen mencukupi, jantung harus bekerja dengan super ekstra dari biasanya. Keringat pun keluar abnormal.

  1. Cemas

Kondisi tubuh yang tidak bugar lantaran tersendatnya aliran nutrisi juga mampu berujung pada timbulnya gejala kecemasan. Hal ini bisa menimbulkan gejala kecemasan yang berkali lipat, utamanya juga pada penderita yang sebelumnya telah memiliki pengalaman terjadi serangan pada jantungnya. Sakit jantung memanglah tipe pembunuh dalam kesenyapan.

  1. Detak Jantung Tak Teratur

Jantung yang terganggu ditandai juga dengan detakan jantung yang tak hanya memburu lebih cepat namun juga tak beraturan. Hal ini biasanya berkaitan dengan gejala penebalan otot jantung yang memicu makin menyempitnya katup jantung. Jika terus berlanjut, kondisi tersebut bisa berakhir pada keluhan kebocoran jantung pada penderitanya.

  1. Area Perut Membengkak

Keluhan perut yang makin membengkak bukan melulu terhubung dengan permasalahan sistem pencernaan ya. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, gangguan jantung biasanya memicu adanya penumpukan cairan di sekitaran organ vital. Hal inilah yang akan menambah ukuran area sekita perut sehingga nampak bengkak dan lebih gendut dari biasanya.

  1. Mual Kurang Nafsu Makan

Mungkin gejala yang satu ini akan sedikit mirip dengan gejala permasalahan asam lambung. Namun hal ini sejujurnya juga bisa menjadi pertanda akan adanya gangguan pada kinerja jantung. Keberadaan tumpukan cairan abnormal di sekitaran area perut akan berpotensi untuk menurunkan nafsu makan sekaligus memicu keluhan mual-mual pada penderitanya.

  1. Nyeri Anggota Tubuh

Penyumbatan arteri yang terjadi pada pembuluh jantung, bisa menimbulkan dampak munculnya keluhan sakit. Mulai dari kesemutan atau mati rasa yang seringkali mendera anggota gerak. Selain itu rasa nyeri juga seringkali menyerang area bahu, leher, punggung dan seterusnya. Hal ini memang tak berlangsung lama, namun bisa saja kambuh kembali.

Kesehatan jantung yang terganggu semakin parah bisa juga menimbulkan gejala sampai pada kehilangan kesadaran pada penderitanya. Untuk itulah ada baiknya kita semakin jeli dalam mengevaluasi kondisi serta keluhan yang bisa jadi pernah kita rasakan. Jangan segan juga untuk berkonsultasi pada dokter Anda. Selalu budayakan gaya hidup sehat juga, ya!